Biasanya, kebanyakan merchant lebih fokus pada produk dan pelayanan sebelum pembelian. Asal produknya bagus, kadang mereka tidak begitu peduli bagaimana membangun hubungan dengan pelanggan. Seperti misalnya, ketika konsumen belum membeli produk atau jasa anda, pelayanan yang anda berikan sangat baik. Namun, setelah mereka menjadi konsumen anda, biasanya tingkat pelayanannya menurun. Bagi saya ini sebuah blunder.
Tapi bagaimana membangun hubungan baik di internet? Itu yang harus anda ketahui.
Untuk memulainya anda tak perlu menemui langsung konsumen anda satu persatu. Anda bisa misal cukup menyapa mereka lewat e-mail. Pastikan paling tidak mereka merasa mendapat perhatian sehingga jalinan komunikasi tak terputus.
Cara gampang yang bisa anda lakukan misal mengucapkan kata ‘terima kasih’ pada konsumen. Pastikan mereka mendapatkan perhatian anda. Dengan cara yang sama, yakinkan mereka bahwa anda orang yang dapat dipercaya. Tinggalkan kesan positif, agar mereka simpati dan tetap mau berbisnis dengan anda.
Saya, selalu terkesan dengan pelayanan di bank yang selalu bersikap ramah. Satpam membukakan pintu masuk sambil tersenyum, dan selalu menyapa anda. Mungkin hal itu sederhana, tapi sangat mendasar dalam melakoni bisnis. Dengan bersikap seperti itu, para pelanggan pasti terkesan. Mereka tak ragu untuk kembali berkunjung.
Lakukanlah hal serupa pada bisnis online anda. Cobalah beramah tamah dengan para pengunjung. Sapalah dengan penuh kehangatan agar meninggalkan kesan positif. Ajaklah mereka berinteraksi. Bersikaplah penuh perhatian.
Sediakan dan lakukan komunikasi lewat berbagai jalur. Selain email, anda bisa sediakan telepon dan juga chatting untuk melayani konsumen anda. Dengan membuka banyak jalur, harapannya semakin mudah pengunjung untuk menghubungi anda. Saya yakin dengan cara ini, perlahan hubungan baik antara anda dengan para pengunjung bisa terjalin. Sekaligus menumbuhkan kepercayaan bahwa produk dan service yang anda tawarkan memang berkualitas.
